Rabu, 10 April 2013

Thursday News : Digelar, Festival Film karya Sutradara Wanita dari Wilayah Arab

London (Inggris) menggelar Birds Eye Film Festival dengan fokus hanya pada para sutradara perempuan dari wilayah Arab.

Menurut Direktur Program Festival, Elhum Shakerifar, tema ini dipilih karena skala produksi film oleh sutradara perempuan dari wilayah Arab sudah mencapai titik yang sulit disaingi di kawasan lain.

"Selama setahun terakhir kami berkunjung ke Doha di Qatar, Dubai serta Abu Dhabi, dan ada antusiasme luar biasa di tempat-tempat ini," jelasnya. "Muncul semacam gelombang pembuat film di dunia Arab dan perempuan jadi ujung tombaknya," sambungnya.

Dalam pembukaan festival tersebut, pemutaran pertama dilakukan untuk film When I Saw You, dari Annemarie Jacir, sutradara perempuan Palestina yang pada 2007 membuat film pertamanya.

Ada juga In The Shadow of a Man, karya sutradara blasteran Inggris-Mesir yang baru berusia 24 tahun, Hanan Abdulah, yang membahas bagaimana empat perempuan Mesir menangkap isu ketidaksetaraan di tengah merebaknya revolusi jazirah Arab lalu.

Tantangan indah
Pada 2012 Pusat Studi Televisi dan Film untuk Perempuan, yang berkantor di California, AS,  menyatakan hanya sembilan persen dari semua sutradara di AS berjenis kelamin perempuan. Pada tahun yang sama, tak ada satu pun perempuan ikut bersaing untuk mendapat penghargaan Palem Emas yang bergengsi di Cannes Film Festival, Perancis.

Tetapi, Institut Film Doha di Qatar, yang memberi dana untuk produksi film alternatif, melaporkan bahwa 42 persen penerima bantuannya sejak 2010 adalah perempuan, sementara sepertiga dari film-film yang dipertontonkan di Festival Film Doha Tribeca dibuat oleh sutradara perempuan.

"Umur kami masih muda," kata Haifaa al-Mansour, sutradara perempuan yang mencetak karya Wadjda, film pertama yang dibuat seorang perempuan Arab Saudi.

"Banyak perempuan sekarang aktif secara online. Mereka menghendaki identitas global baru. Tapi, kemauan seperti ini bertentangan dengan banyak ikatan tradisional di sekitar mereka dan saya rasa ini menciptakan tantangan yang indah untuk dieksplorasi para sutradara," katanya lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar