Minggu, 28 April 2013

News : Pengaruh sinetron terhadap kekerasan yang dilakukan anak



Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan tayangan televisi termasuk berita dan sinetron merupakan faktor di balik sebagian kasus kekerasan yang dilakukan anak-anak.





Rujukan KPAI adalah hasil penelitian tayangan kekerasan sinetroan televisi pada jam tayang anak berjudul Si Biang Kerok Kecil pada akhir Desember lalu.

Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melalui komisionernya Nina Mutmainnah, membenarkan Sinetron Si Biang Kerok Kecil bermasalah.Wakil ketua KPAI Apong Herlina mengatakan tayangan televisi memiliki pengaruh besar terhadap perilaku anak.
Sinetron ini merupakan salah satu tayangan yang banyak diadukan masyarakat.
Nina mengatakan lembaganya telah memanggil stasiun televisi yang menyiarkan sinetron ini. Tetapi ia mengatakan sulit untuk menghentikan total tayangan.
Data di KPI menunjukan sepanjang tahun 2012 hingga Maret 2013, terdapat lebih dari lima sinetron remaja dan anak yang mendapat perhatian khusus karena mempertontonkan kekerasan pada jam tayang anak.
Apakah Anda setuju, tayangan televisi dapat mempengaruhi anak-anak untuk melakukan kekerasan?
Apakah tayangan kekerasan harus dihapuskan pada jam tayang anak? Atau apakah harus ada pengawasan yang lebih ketat atas berbagai sinetron dan juga berita terutama yang diputar pada jam tayang anak?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar